LINGUISTICS




Hallo gaes..
Kali ini kita akan membahas tentang Linguistik. Kalian pernah dengar gak sih apa itu Linguistik? Nah bagi teman-teman yang belum tau, disini kita akan membahas lebih lanjut mengenai Linguistik.

Pengantar
Pernah gak sih kalian berfikir, bagaimana orang diseluruh dunia dapat berkomunikasi satu sama lain? Nah tentunya dengan menggunakan bahasa. Bahasa yang digunakan pun tidak sama antara negara satu dengan negara lain. Kalian tau gak sih apa itu bahasa? Bahasa adalah kemampuan yg dimiliki oleh manusia untuk berkomunikasi dengan manusia lainnya dengan menggunakan tanda, seperti kata dan gerakan. Kalau kita putar kembali memori kita ke zaman purba, apa yang pertama kali terfikir? Kapan bahasa pertama kali muncul dan digunakan? Bahasa apa yang mereka gunakan? Apakah mereka sudah menggunakan bahasa seperti di zaman kita sekarang? Pertanyaan-pertanyaan diatas sering muncul di pikiran saya. Sebagaimana kita ketahui, bahasa terdiri atas kumpulan kata.


Dalam berkomunikasi, manusia bisa mengucapkan ribuan kata-kata hanya dalam waktu 1 jam. Tanpa bahasa, manusia mungkin tidak akan pernah bersatu dan tidak akan pernah bisa bersosialisasi dengan baik. Bahasa juga beraneka ragam dan tidak sama antar daerah, provinsi, maupun negara diseluruh dunia. Lalu berapa jumlah bahasa? Sebuah penelitian terbaru membeberkan jumlahnya, yaitu sebanyak 7.000 bahasa dan digunakan hampir tujuh miliar orang. Setiap tahun, terdapat jumlah yang signifikan bagaimana para psikolog, sosiolog, guru-guru, ahli komputer, dan lain-lain yang berusaha untuk belajar bahasa secara mendalam. Kajian ilmiah bahasa disebut dengan ilmu linguistik. Nah dalam pembahasan kali ini, kita akan membahas apa itu linguistik.

A. Pengertian Linguistik
Kalian pernah dengar istilah linguistik? Dalam bahasa Indonesia, Linguistik adalah ilmu yang mempelajari tentang bahasa. Kata linguistik berasal dari kata latin lingua yang berarti bahasa. Dan objek kajiannya adalah bahasa. Ilmu linguistik tidak hanya mengkaji satu bahasa saja, seperti bahasa sunda saja atau bahasa Indonesia saja, melainkan mengkaji seluk-beluk bahasa pada umumnya.  Lingua adalah kata lain dari bahasa, sedangkan Linguist adalah orang yang ahli  dalam ilmu linguistik atau pakar linguistik. Namun, perlu diperhatikan dalam bahasa Inggris kata linguist mempunyai dua buah pengertian. Selain berarti ahli linguistik, juga berarti orang yang fasih dalam beberapa bahasa. Penemu ilmu linguistik adalah, Ferdinand de Saussure ( 1857 – 1913 ) yang terangkum di dalam bukunya yang berjudul "Course de Linguistique Generation".

Ferdinand de Saussure

Buku ini terbit pertama kali tahun 1916, Namun terjemahannya dalam bahasa Indonesia baru terbit 1988.  Ada dua aspek penting dalam linguistik: Pertama, linguistik historis yang membicarakan tentang perubahan bahasa, yang di dalamnya terdapat linguistik sinkronik dan linguistik diakronik. Kedua, linguistik tipologi, studi tentang perbedaan tipe bahasa.

B. Objek kajian linguistik
Objek linguistik adalah bahasa. Pertama, istilah “bahasa” sering dipakai dalam arti kiasan seperti dalam ungkapan “bahasa tari”, “bahasa alam”, “bahasa tubuh”, dan lain sebagainya. Perlu diperhatikan bahwa arti kiasan seperti itu tidak termasuk arti istilah “bahasa” dalam ilmu linguistik.
Kedua, ada pengertian istilah “bahasa” dalam arti “harfiah”. Arti itu yang kita temukan dalam ungkapan seperti “ilmu bahasa”, “bahasa Indonesia”, “bahasa inggris”, “semestaan bahasa”, dan lain sebagainya. Dalam pengertian demikian kita sebaiknya membedakan langage, langue, dan parole.

C. Cabang ilmu linguistik
Beberapa cabang ilmu linguistik umum yaitu:
1. Phonetic and phonology: Ilmu yang mempelajari bunyi, misalnya bunyi e pada apel dan apel bisa mengakibatkan menjadi makna buah atau upacara. Mempelajari phonetic dan phonology juga memberi tahu kita, ternyata jumlah konsonan atau vokal setiap bahasa berbeda-beda.

2. Morphology: Ilmu yang mempelajari morfem. Apa itu morfem? Bagian terkecil dari bahasa yang memiliki arti, misalnya s pada akhiran bahasa Inggris pada kata benda sebagai penanda benda tersebut plural, misalnya books: buku-buku atau ter- pada bahasa Indonesia yang melekat pada kata kerja adalah penanda pasif, misalnya terinjak.

3. Semantik: Ilmu yang mempelajari makna, misalnya satu kata bisa menjadi polisemi atau homonimi, dan sebagainya. Contoh, kepala bisa menjadi kepala sekolah, kepala rumah tangga, dll

4. Paragmatik : Ilmu yang mempelajari ujaran dari sudut pembicara, misalnya Anda berkunjung ke rumah teman, kemudian ibu teman Anda bertanya "jam berapa sekarang?" jika ternyata sudah jam 10 malam. Maksudnya adalah Anda disuruh pulang karena sudah malam.

5. Sintaksis : Ilmu yang mempelajari pola bahasa, misalnya pembentukan noun phrase pada bahasa Inggris adalah adjective + noun, contoh: beautiful house. Sedangkan pembentukan noun phrase pada bahasa Indonesia adalah noun + adjectif, contoh rumah cantik

6. Sosiolinguistik : Ilmu yang mempelajari hubungan antara masyarakat dengan bahasa, misalnya bahasa Jawa umumnya digunakan di rumah, sedangkan bahasa Indonesia di tempat instansi pemerintah

7. Etnolinguistik : Ilmu yang mempelajari hubungan antara budaya dan bahasa, contoh bahasa Inggris menamakan beras, gabah, nasi dengan rice. Hal ini karena masyarakat Inggris bukanlah masyarakat dengan budaya cock tanam padi, sedangkan bahasa Indonesia sangat detail dari gabah, beras, nasi, dan menir (beras kecil) hal ini karena masyarakat Indonesia memiliki budaya pertanian padi.

8. Psikolinguistik : Ilmu yang mempelajari antara psikologi dan bahasa, misalnya pada umur berapa anak-anak masih bisa memperoleh bahasa secara natural?

9. Linguistik Bandingan : Ilmu yang mempelajari perbandingan bahasa satu dengan bahasa yang lain dari sisi waktu atau jenisnya. Misalnya, ternyata bahasa Jawa dan Sunda merupakan bahasa yang dari sumber sama, yaitu proto austronesia.

Jadi dalam pembahasan kita kali ini, saya dapat menarik kesimpulan yaitu linguistik adalah ilmu yang mempelajari struktur bahasa, kaidah bahasa, simbol bunyi bahasa dan segala yang berkaitan dengan bahasa yang digunakan oleh manusia sebagai sarana untuk berkomunikasi antara suku yang satu dengan suku yang lain atau negara yang satu dengan negara yang lain. Bagaimana teman-teman? Apa anda berminat menjadi seorang linguist?
Semoga bermanfaat:)

Komentar

  1. Terimakasih kak ilmu saya bertambah lagi
    Penjelasan kak tentang bahasa
    Dan arti dari 9cabang ilmu linguistik
    Terimakasih banyak ya kak

    BalasHapus
  2. Terima Kasih kak, Atas materi Linguistik nya, materi kakak Menambah ilmu ku, dalam kehidupan sehari", Thanks kak

    BalasHapus
  3. Kerenn🤗 Terimakasih buat infonya. Semoga jadi berkat

    BalasHapus
  4. at 23:38 pm. I was your last commentary. sleepy eyes😴, hungry stomach🤤, and have to read posts all along. thanks Er. thanks to you my night was memorable🙃. but yeah, in a way I got the point. thanks also for the knowledge. fighting both of us❤

    BalasHapus
  5. I think you should add some opinion from ur friend

    BalasHapus
  6. So long and make me sleepy to read this 😑

    BalasHapus
  7. nicee blog erni, i hope you can post that every single day, when youre feeling so bore, and when your heart broken 😂😂

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini